#KalianIstimewa

Posted by Ahmad Khairudin on 18.09 with No comments

"Di dunia ini, dari banyaknya jumlah manusia, hanya sedikit mereka yang sadar. Dan dari sedikit yang sadar itu, hanya sedikit yang ber-islam. Dari mereka yang ber-islam, jauh lebih sedikit yang berdakwah. Dari mereka yang berdakwah, jauh lebih sedikit lagi yang berjuang. Dari sedikit yang berjuang, jauh lebih sedikit yang bersabar. Dan dari sedikit yang bersabar, hanya sedikit saja mereka yang sampai akhir perjalanan." - Hasan Al Banna -

Bismillah...
Selamat pagi...

        “Selamat pagi, bagiku waktu selalu pagi. Diantara potongan dua puluh empat jam sehari, bagiku pagi adalah waktu paling indah. Ketika janji-janji baru muncul seiring embun menggelayut di ujung dedaunan. Ketika harapan-harapan baru merekah bersama kabut yang mengambang di persawahan hingga nun jauh di kaki pegunungan. Pagi, berarti satu hari yang melelahkan telah terlampaui lagi. Pagi, berarti satu malam dengan mimpi-mimpi yang menyesakkan terlewati lagi ; malam-malam panjang, gerakan tubuh resah, kerinduan, dan helaan napas tertahan.” Kutipan Novel penulis terkenal tereliye tentang pagi selalu membuat nyaman saya ketika di pagi hari setelah shalat sunah dua rakaat sebelum subuh, shalat subuh dan al mastrurat,  
Mungkin ketika kau membaca ini, hari tidak lagi pagi, tapi semoga semangat pagi ini tetap menyemangati tiap waktu yang terlewati.
Selamat pagi untuk kalian semua :) 

Taukah kau letak Hati ??

       "Belum pernah saya berurusan dengan sesuatu yang lebih sulit daripada jiwa saya sendiri, yang kadang-kadang membantu saya dan kadang-kadang menentang saya." (Imam Al Ghazali).

        Sering saya bertanya pada diri sendiri ataupun orang lain Dimanakah letak hati itu? Tepat ditengah dada? Banyak yang bilang seperti itu, tapi setahu saya yang didada itu adalah jantung, yang fungsinya adalah mengedarkan darah keseluruh tubuh, dan setahu saya jantung tidak mempunyai fungsi untuk merasakan. Karena yang menghasilkan perasaan itu adalah otak manusia itu sendiri. ini menjadi pertanyaan yang mendasar dalam setiap kebimbangan.
Hati, jiwa, ruh, Nurani seakan kering tanpa isi. Sesuatu yang sulit dari tiap tiap urusan yang ada, yang kadang membantu dan menentang, yang membangun kadang pula menjatuhkan, yang menguatkan namun tak jarang ia juga melemahkan, taukah kau letak hatimu ?

Jika kau tak mampu menemukan hatimu, maka carilah dan temukan hatimu di tiga tempat, yaitu;
Pertama, cari dan temukan hatimu ketika mendirikan Sholat
Kedua, cari dan temukan hatimu ketika membaca Al-Quran
Ketiga,cari dan temukan hatimu ketika mengingat Mati

tetapi jika tak ditemui hatimu di tiga tempat ini..
maka berdoalah kepada ALLAH, agar diberikan untukmu sekeping hati,
supaya kamu dapat memahami dan menjalankan tiga amalan tersebut dengan tulus dan ikhlas hanya karena-NYA 

       Sampai saat ini kadang saya masih mencari dimana sang hati itu berembunyi ?? Dulu saya selalu ragu, entah kehidupan apa sebenarnya yang saya cari dan kelak saya akan banggakan di Hadapan persidangan padang mahsyar.

       Disini semua di mulai, bertemu kemudian mengenal dan semua itu membawa saya kepada sebuah jalan kehidupan yang baru, sebuah kampus hijau nan gersang, sebuah mushola dipojok gedung mewah, sekolompok orang aneh yang suka berdiam di masjid-masjid dan menjaga pandangannya. #KalianIstimewa
ini sebuah refeksi perjalanan untuk kembali menguatkan, hanya sebuah coretan kecil yang nantinya akan saya pertanggung jawabkan.

Tentang Kampus Kehidupan, hanya sebatas ucapan terima Kasih sungguh #KalianIstimewa

      Dalam bagian-bagian ini adalah seperti serpihan kaca yang membentuk mozaik-mozaik yang sangat istimewa, lain kali akan saya ceritakan tentang mereka, mereka adalah guru kehidupan di kampus pendidikan. Terima kasih ya, untuk semuanya #KalianIstimewa dan sangat luar biasa.

Pendidikan
sosok kakak yang Tangguh 
Lelaki disudut Mushola
Motivator kegalauan
Sang Filosof Sastra pendidikan Anak
Pemimpin : Sang Arsitek Peradaban Langit
Motor Pendidikan
Pejuang Pena
Penghuni Langit
Kehidupan Sukses Mulia 
Passion

     Suatu saat cerita tentang kalian akan saya ceritakan dalam kehidupan, sejarh tentang kalian.Karena hidup bukanlah rangkaian waktu yang terjadi begitu saja,dari tiada, lahir, besar , tua dan kemudian hilang. Sejarah tak selamanya harus kisah-kisah besar, heroik dan mengagumkan. Bisa saja hanya sejarah lokal, yang beredar diantara penduduk kecil. atau bisa saja yang lebih kecil lagi, yang cukup dikenang untuk anak cucu dikemudian hari. Tapi sungguh cerita tentang kalian layak untuk di tuliskan.

Keraguan, yang mematahkan semangat

"Di dunia ini, dari banyaknya juah manusia, hanya sedikit mereka yang sadar. Dan dari sedikit yang sadar itu, hanya sedikit yang ber-islam. Dari mereka yang berislam, jauh lebih sedikit yang berdakwah. Dari mereka yang berdakwah, jauh lebih sedikit lagi yang berjuang. Dari sedikit yang berjuang, jauh lebih sedikit yang bersabar. Dan dari sedikit yang bersabar, hanya sedikit saja mereka yang sampai akhir perjalanan." - Hasan Al Banna -

     Belajar memaknai dari kutipan diatas, rasanya seperti ditampar, bagaimana tidak karena ini yang terjadi ada sebuah nilai keraguan di awal perjuangan, menjadi orang paling didepan bagai domba yang mengawal perjalanan ratusan harimau, ada banyak sebuah pemahaman yang tidak dapat saya pahami, tidak dapat menemukan maknanya sendiri,yang mampu mematahkan semangat itulah keraguan.

Ragu itu kelumpuhan, diam untuk terus berjalan atau berjalan kemudian terdiam
Ragu itu cacat, Inginnya menjadi sempurna namun tindaknya menjauhkan dari kesempurnaan
Ragu itu bahaya, bagai bumerang yang menyerak balik sang pelemparnya
Ragu itu  bisu, diam dan kemudian terdiam.

Maafkan saya yang selalu ragu dan diam, namun dari situ saya banyak belajar, ketika ada pepatah mengatakan diam adalah emas, namun dalam dakwah dan kebaikan Diam tak selalu emas. Diam juga bisa berubah menjadi dosa. Karena dengan diamnya, sesuatu bisa menjadi hancur, rusakluluh-lantak. Diam yang selama ini sering disndingkan dengan sikap netral, bijak, mengelak dari konflik, damai dan lainnya, ternyata mampu menjerumuskan seseorang kejurang kebinasaan.


اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ

”Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas. Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari tekanan hutang dan kesewenang-wenangan manusia"

Bait Ke-Rindu'an

        Perjuangan selalu menorehkan sebuah kisah, entah dalam, entah tidak, pasti selalu ada kisah yang tercipta. Kisah yang membawa kepada nilai kerinduan. Rindu karena perjuangan. Bersyukur dan beruntunglah orang-orang yang ada bait kerinduan dalam dirinya. Rindu pada keceriaan, kesalah pahaman yang kemudian itu semua saling mengingatkan dan menguatkan, seperti rindunya sang ahli ibadah dalam tiap malamnya , dimana jarak terdekat Allah dan hambanya dalam sujud di keheningan malam. rindukah kau dengan saya ??
semangat lagi ya, mulai dari diri sendiri, mulai dari yang bisa dilakukan dan mulai dari sekarang.

Terima Kasih, kadang saya pun tak paham dengan PIKIRAN kalian, yang saya tau pasti adalah HATI kalian tak pernah mengecewakan. :)
LOVE You #KalianIstimewa
Reaksi: